Tuesday, May 12, 2009

TELATAH YANG MENGHIBUR


Sebaik saja dia memasuki ruang tamu rumah, tanganku dipegang dan ditarik, sini umi. dia mencelah.Ku lihat dia begitu rancak mengunyah sesuatu. Nak ke mana?. tanyaku. sini la. tanganku terus ditarik menuju ke dapur. Sampai di depan sinki, tanganku dilepas. Umi nak basuh tangan. Alaihai ciutnya. diusia kurang dua tahun dia begitu petah berbicara dan cerdik akalnya. Anak-anak bila dididik begitu mudah untuk dibentuk. Baik acuannya baiklah dia, begitulah sebaliknya.

Itulah Arif Husaini.

No comments:

Post a Comment